A untuk Amanda · Annisa Ihsani · Book · book review · Books · Buku · PT Gramedia Pustaka Utama · quotes · Review · review buku · sinopsis · sinopsis buku · slice of life · Young adult

A untuk Amanda – Annisa Ihsani Book Review

Aku tahu otakku masih sering mengalami distorsi kognitif, dan masih banyak sesi terapi yang harus kujalani. Aku juga tahu masih akan ada hari-hari saat aku terbaring menatap langit-langit kamar sementara benakku berpacu dengan pikiran yang tak ada habisnya. Namun hari ini, matahari bersinar cerah dan aku sedang berdamai dengan diri sendiri -Annisa Ihsani

263 halaman

Young Adult

Sinopsis

Amanda punya satu masalah kecil: dia yakin bahwa dia tidak sepandai kesan yang ditampilkannya. Rapor yang semua berisi nilai A, dia yakini karena keberuntungan berpihak padanya. Tampaknya para guru hanya menanyakan pertanyaan yang kebetulan dia tahu jawabannya.

Namun tentunya, tidak mungkin ada orang yang bisa beruntung setiap saat, kan?

Setelah dipikir-pikir, sepertinya itu bukan masalah kecil. Apalagi mengingat hidupnya diisi dengan serangkaian perjanjian psikoterapi. Ketika pulang dengan resep antidepresan, Amanda tahu masalahnya lebih pelik daripada yang siap diakuinya.

Di tengah kerumitan dengan pacar, keluarga, dan sekolahnya, Amanda harus menerima bahwa dia tidak bisa mendapatkan nilai A untuk segalanya

My Review 

Pertama-tama aku ingin bilang kalau buku ini sangat unik. Jarang sekali membaca buku Indonesia yang bertema tentang mental illness atau semacamnya.  Bukan jarang lagi, malahan aku nggak pernah lihat buku Indonesia yang temanya kayak gini.

Buku ini menceritakan tentang gadis berusia 15 tahun bernama Amanda yang sangat pintar. Ia selalu mendapatkan A untuk setiap mata pelajaran dan bahkan nilai rapornya 4.00. Nilai sempurna. Kehidupan Amanda bisa dibilang sangat perfect. Karena selain dijuluki anak pintar, Amanda juga memiliki sahabat yang super baik dan manis yang namanya adalah Tommy. Seiring dengan berjalannya cerita, Amanda sadar bahwa ia mengalami depresi. Setelah Amanda mengalami depresi, banyak masalah-masalah yang mulai timbul dan berbagai macam konflik mulai bermunculan.

Hal yang aku sukai dari buku ini adalah gaya bahasanya mudah dipahami, bisa dibilang bahasa buku ini mirip dengan buku-buku terjemahan.

Hanya saja ada satu hal yang membuatku bingung. Aku masih bingung tentang latar cerita ini. Aku sempat merasa kalau cerita ini berlatar di Amerika atau luar negeri. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, mana mungkin cerita ini berlatar di luar negeri? Nama tokoh utamanya saja Amanda. mustahil bukan? Yang membuatku bingung mengenai latar adalah salah satu contohnya, Amanda memulai kelas barunya di bulan September. Setahuku, anak sekolahan memulai kelas barunya di bulan Juli. Entah kenapa aku merasa kalau di dalam buku ini Indonesia terlihat seperti bukan Indonesia. kalian mengerti maksudku kan o.O.

Aku menyukai buku ini, tapi buku ini sepertinya bukan tipe buku ku. Entahlah, aku menyukai buku ini tapi tidak sangat menyukainya. Hanya menyukai saja.

Buku ini mendapatkan 3.8 bintang dariku. Dan satu lagi, aku sangat tertarik untuk membaca karya Annisa Ihsani lainnya. Jadi kalau Kak Annisa membuat buku baru, sudah pasti aku akan segera membelinya ^^

Advertisements

3 thoughts on “A untuk Amanda – Annisa Ihsani Book Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s