Book · book review · Books · Buku · penerbit inari · Prisca primasari · purple eyes · quotes · Review · review buku · sinopsis

Purple Eyes – Prisca Primasari Book Review

PE.jpg

Karena terkadang tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa takut yang bertubi-tubi – Prisca Primasari

142 halaman

Novel Remaja

Sinopsis 
Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa. Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa-apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.

Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi percikan-percikan emosi dalam dirinya. Solveig, gadis yang tiba-tiba masuk dalam kehidupannya. Solveig, gadis yang misterius dan aneh.

Berlatar di Trondheim, Norwegia, kisah ini akan membawamu ke suatu masa yang muram dan bersalju. Namun, cinta akan selalu ada, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun.

My Review

Pertama – tama aku ingin bilang kalau aku sangat menyukai buku ini. Cerita yang dibuat oleh Kak Prisca kali ini sangat berbeda. Aku sangat menyukai aura dari buku ini. Entah kenapa aku merasa ketika membaca buku ini, aku bisa merasakan aura yang gelap namun indah.

Purple Eyes menceritakan tentang kisah dewa kematian, Hades, dan seorang gadis bernama Lyre. Hades merasa bosan karena belakangan ini, banyak sekali manusia yang sudah malas untuk hidup atau lebih memilih mati. Karena itu, Hades akhirnya memutuskan untuk pergi ke bumi bersama asistennya Lyre. Namun pada saat menjalankan misi tersebut, Lyre jatuh cinta dengan seorang pria bernama Ivarr. Kendalanya sangat jelas bukan? Lyre sudah mati sedangkan Ivarr masih hidup.

Aku sangat menyukai karakter dalam buku ini. Karakter-karakter dalam buku ini sangat kuat. Apalagi karakter dari Ivarr, aku menyukai bagaimana Ivarr digambarkan sebagai seorang pria yang sudah mati rasa. Tidak bisa merasakan apa apa lagi. Terlepas dari sifat itu, Ivarr juga memiliki sifat lembut dan hangat.

Menurutku cerita ini sangat unik dan jarang sekali bisa membaca novel dengan cerita seperti ini. Walaupun menurutku alur ceritanya sangat datar dan cerita ini sangat anti klimaks, aku tetap menyukai buku ini. Aku akan memberikan buku ini 4.5 bintang. Sampai sekarang aku masih bingung akan memberi 4 atau 5 bintang, jadi kuputuskan untuk memberikan 4.5 bintang. Jika cerita dari buku ini memiliki bagian menegangkan atau bagian klimaks, aku pasti akan memberikan buku ini 5 bintang.

Bagi kalian yang belum pernah membaca buku ini, aku sangat menyarankan kalian untuk segera membelinya #promosibanget. Karena cerita ini akan membawa kalian masuk ke dalam dunia imajinasi Kak Prisca. Dan satu lagi, sampai sekarang aku masih merasa takjub karena ternyata cerita ini berawal dari mimpi Kak Prisca. Mimpi yang sangat menakjubkan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s