Book · Books · Buku · love theft · Prisca primasari · quotes · Review · sinopsis

Love Theft – Prisca Primasari Book Review

“Orang nggak bisa selamanya hidup sendirian. Kita selalu butuh tempat untuk cerita.”
-Frea Rinata, hal. 152
#1. 192 halaman
#2. 242 halaman
Novel remaja
Sinopsis #1
Frea Rinata gadis yang sangat payah di kampus. Sementara teman-temannya sudah melangkah jauh ke depan, dia tetap saja berjalan di tempat, minim prestasi, dan dipandang sebelah mata. Benar-benar menyebalkan.
Untunglah dia punya kehidupan kedua yang lebih menarik, yang melibatkan seorang pemuda bernama Liquor. Atau setidaknya, pemuda yang “dipanggil” Liquor. Frea nyaris tidak tahu apa-apa tentangnya, kecuali bahwa pemuda itu sangat menarik, memiliki profesi yang tidak biasa, dan penuh misteri. Namun, jauh di dalam hati, Frea jatuh cinta padanya, meskipun tidak pernah mengakuinya.
Sampai kapan Frea akan menyangkal perasaannya? Dan benarkah kehidupan keduanya semenarik yang dia pikirkan? Karena semakin lama, segala hal tentang Liquor semakin membuat dirinya frustasi. Dan sangat khawatir.
Sinopsis #2
Permasalahan yang dihadapi Frea, Liquor, dan Night semakin rumit saja. Ketiganya harus membenahi kekeliruan yang mereka lakukan, sekaligus bertarung dengan perasaan masing-masing.

Di lain sisi, Frea semakin mengenal Liquor, sedikit demi sedikit. Dia memahami luka pemuda itu, mengetahui masa lalunya, juga terus berusaha mengobati hatinya.

Namun, tepat saat Frea menyadari betapa dia mencintai Liquor, sesuatu terjadi. Masalah baru yang luput dari perhitungannya.

My review
Pertama-tama aku ingin bilang bahwa buku ini sangat menarik!! Love Theft terdiri dari dua buku dan cover buku ini sangat menarik, manis, dan unik. Mungkin menurutku buku ini bisa dijadikan satu saja, bukan dijadikan buku satu dan buku dua. Karena menurutku, buku pertama terlalu singkat. Well, karena buku ini dijadikan dua aku berhasil dibuat kak Primasari penasaran. Serius, aku benar benar penasaran dan ingin langsung membaca buku kedua.
Dari awal cerita, jujur aku kira Frea menyukai Night. Aku tidak tahu apakah aku yang bodoh atau memang bagaimana. Karakter favoritku disini adalah Liquor dan Tarantula. Ya, pria ini berhasil memikat hati perempuan lemah seperti aku. Tarantula mampu membuat cerita ini menjadi lebih ceria dan aku juga selalu tersenyum sendiri ketika melihat tingkah konyolnya dan sifat romantisnya. Tarnatula adalah seorang hacker yang cuek dan Liquor digambarkan seperti pria yang dingin namun berhati lembut, sedangkan Night digambarkan seperti pria sejati dan sangat bijaksana. Jujur, bayangan karakter Night didalam kepalaku adalah wanita. Bagaimana tidak? Night digambarkan seperti pria cantik yang mempunyai rambut panjang dan maaf tapi Night dalam bayanganku sampai sekarang tetap terlihat seperti wanita. Karakter Night sama persis dengan komik anime dan manga lainnya. Pria cantik yang entah kenapa bisa menarik hati para perempuan di sekitarnya.
Alur cerita ini sangat enak untuk dibaca. Cerita ini juga sangat manis. Banyak hal hal sederhana yang bisa membuat hatiku berdegup dan aku sangat menyukai pertemanan diantara Frea, Night, Liquor, dan Tarantula. Mereka semua seperti tidak peduli satu sama lain tetapi sebenarnya mereka peduli, melainkan ‘sangat penduli’. Bahasanya juga mudah untuk dimengerti. Konflik cerita ini juga sangat unik, ketika aku membaca sinopsis buku ini aku tidak menyangka akan mendapat suguhan cerita seperti ini. Serius, ini adalah buku ini benar-benar tidak tertebak. Siapa sangka? cerita ini ternyata tentang gengster dan para pencuri ahli. Tidak ada yang menyangka bukan?
Hal yang unik dari buku ini lagi adalah semua anak buah dari Vito mencuri dengan cara yang sangat unik. Liquor yang mencuri dengan bantuan ngengat. Night yang mencuri dengan kupu-kupu, Tarantula yang mencuri dengan bantuan laba-laba dan sama seperti anak buah lainnya.
Terkadang ketika membaca buku ini, aku tidak mengerti. Bagaimana cara Tarantula menyimpan laba- labanya? maksudku ada satu adegan dimana Tarantula mencuri tas sebuah gadis menggunakan laba-laba, dan aku tidak mengerti dimana letak laba-laba itu disembunyikan? Kemudian aku juga sempat merasa ganjal ketika Night berjalan ditemani dengan temannya kupu-kupu. Menurutku hal ini terlalu sangat anime, dan tidak masuk akal kalau terjadi di kehidupan nyata.
Di buku kedua, para pembaca bisa tahu mengenai seluk beluk dari setiap karakternya. Bisa dibilang di buku kedua ini, kalian akan mengetahui semua masa lalu Liquor dan Night. Mengetahui masa lalu dari setiap karakter memang sangat menyenangkan! Aku selalu suka mengetahui seluk beluk setiap karakter karena hal ini mampu membuat kita jadi lebih memahami dan mendalami karakter itu.
Menurutku buku kedua ini terlalu rumit dan bertele-tele. Ceritanya berputar-putar dan jujur, aku merasa sedikit jenuh ketika membacanya. Namun akhir dari cerita ini sangat memuaskan dan secara keseluruhan cerita ini mempunyai banyak sekali butir-butir kehidupan. Maksudku, kalian bisa belajar banyak dari buku ini. Banyak sekali pelajaran tentang cinta, keluarga yang kalian bisa pelajari dan mengerti dari buku ini.
4 bintang untuk buku Love Theft pertama dan 3 bintang untuk yang kedua. Aku tidak sabar untuk membaca buku kak Prisca yang lainnya :))
ngomong-ngomong buku ini cocok dibaca untuk kalian yang menyukai cerita manis dan tidak tertebak. Sungguh buku ini SANGAT tidak tertebak dan selamat membaca :3
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s